Minggu, 13 Maret 2011

Analisis Sifat Manusia Berdasarkan Letak Geografisnya

Analisis Sifat Manusia Berdasarkan Letak Geografisnya

Sebuah konteks dalam sifat setiap manusia tidak lepas dari aspek psikologis (kejiwaan) manusia itu sendiri. Dengan kebesaran kuasaNya, Tuhan menciptakan manusia dengan keberagaman sifat. Tentu setiap manusia di muka bumi ini diciptakan dengan sisi baik dan buruknya.
*Karakter Orang Bali*
Ø  Logat Buleleng penuh dengan kata-kata yang kasar dan umpatan yang menyebut-nyebut binatang. Tetapi dialog jorok itu tidak menimbulkan pertengkaran, justru itu simbol dari kekerabatan yang kental. Beh, cicinge mara teka, peteka bulu matane, pidan nani teka uli Jawa, begitu sapa seseorang. Yang disapa menjawab, Bangsat cai, dan seterusnya. Mereka tidak bertengkar, malah tertawa-tawa lalu makan bersama menghilangkan rasa kangen. Padahal kalau "bahasa pergaulan" itu diterjemahkan menjadi sangat kasar untuk didengar.
Ø  Orang Buleleng yang tutur bahasanya bagus jauh lebih banyak lagi. Seperti halnya orang Karangasem yang berperilaku halus, sopan, tak pernah memendam dendam, tentu lebih banyak jumlahnya dibandingkan yang suka berkelahi. Tetapi yang mudah tersinggung, lalu memendam marah dan melampiaskan dengan kekerasan, juga ada.
Ø  Gianyar Bahasanya pelan, iramanya halus, dan penuh basa-basi. Para pelawak itu melukiskan dengan pas, dengan kadar banyolan yang bagus, ketika menceritakan dua sahabat yang lama tak bertemu, lalu saling kunjung, persis seperti orang Buleleng tadi. Demikian akrab obrolan dengan tutur kata yang bagus, sehingga tak terasa waktu sudah terbuang lama. Ketika sang tamu pulang, eh... baru tuan rumah menawarkan minuman. Dong gegeson pesan mulih, tusing ngidih kopi malu?
Ø  Bagaimana dengan Karangasem? Tutur bahasanya pun bagus, tak ada umpatan kasar seperti di Buleleng, tetapi juga tak ada basa-basi seperti di Gianyar. Namun, jika salah omong sedikit langsung tersinggung dan nyerocos pergi. Beberapa saat tiba-tiba batu melayang karena ketersinggungan dan salah paham itu menimbulkan marah yang harus segera dilampiaskan.


Ø  Kar Catatan kecil tentang sifat orang Karo
Orang Karo itu tidak terlalu rajin tetapi bukan pemalas. Berjiwa lemah lembut dan toleransi yang kuat. Sifat gotong royong dan memusyawarahkan sesuatu secara “sangkep nggeluh” menjadi nilai yang dikedepankan dalam strukur sosial masyarakatnya.
Prinsip hidupnya adalah, ”Ertuah bayak sangap encari,” yang artinya berkembang biak murah rejeki dan etos kerja yang digunakan, “Mangkuk reh mangkuk mulih, Ola lolo cametendu”. 
Filosofi hidup orang Karo itu,”Pebelang juma maka mbelang man peranin, Jemur pagendu sangana las,” yang artinya perbanyak mata pencaharian supaya banyak hasilnya, gunakan kesempatan yang ada.
Ada juga falsafah yang mengatakan, “Keri gia pola isina, gelah mehuli penangketken kitangna,” biarpun habis air nira diminum, asal yang meminum itu menggantungkan tempatnya (kitang) itu dengan baik.
Kelemahan orang Karo pada umumnya mudah tersinggung dan sakit hati. Apabila rasa sakit hati dan ketersinggungan itu terlalu mendalam akan menimbulkan reaksi. Tetapi lebih banyak mengundurkan diri dalam percaturan. Tapi umumnya mempunyai sifat pendendam.
Orang Karo sangat sensitif tetapi menyimpan sifat ideal sebagai single fighter. Berani memulai sesuatu walau tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya. Mempunyai jiwa merantau (erlajang) dan dengan cepat bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ada istilah sendiri yang mengacu hal ini, “Kalau masuk ke kandang kambing, dia akan mengembik tapi tidak jadi kambing. Kalau masuk ke kandang harimau, dia akan mengaum tapi tidak jadi harimau.”

Ginting
Ø  Merga Ginting lantang dalam berbicara. Kalau memang pendapatnya benar akan terus dipertahankannya. Siapa yang tidak kenal nama yang sudah didekasikan menjadi salah satu jalan terpanjang di negeri ini, Letjend Jamin Ginting. Termasuk anggota MPR RI, Sutradara Ginting yang pintar dalam mengungkapkan pendapatnya.Tidak takut untuk memulai sesuatu yang baru. Mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat. Cenderung patuh pada istrinya.
Beru Ginting terkenal tidak malu tampil ke tengah. Kalau belum berbuat sesuatu rasanya belum ada kepuasan dalam dirinya. Keberaniannya terkadang tidak memikirkan resiko apa yang akan terjadi terhadap tindakannya.

Sembiring
Ø  Merga Sembiring rata-rata berjiwa diplomatis. Sedikit berbicara tapi dalam artinya. Terkadang pelan-pelan mengutarakan pendapatnya sehingga keinginan hatinya diterima semua orang. Siapa yang tidak kenal dengan keturunan Sibayak Sarinembah, Mayjend Raja Kami Sembiring dengan vokalnya yang menghebohkan gedung MPR RI Senayan beberapa tahun lalu. Kriminolog Adrianus Meliala juga termasuk salah satu contoh. Cenderung malu dan takut mengutarakan cinta pada gadis yang dipujanya. Bahkan sekalipun ditanya apakah dia mencintai gadis itu dengan cepat akan ditampiknya dengan halus. Beru Sembiring berjiwa penyabar. Walau banyak yang tidak menyenangi dirinya dengan sabar dia akan menerimanya. Cenderung sebagai penguasa rumah tangga. Sehingga rumah tangga berada dibawah kendalinya. 

Tarigan
Ø  Merga Tarigan pintar berbicara. Di kedai kopi ataupun jambur semua obrolan akan didominasinya. Cepat berkelit dalam berkata-kata jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan maksudnya. Karena pintar berkata-kata rata-rata merga Tarigan berjiwa dagang. Mulia Tarigan salah satu contohnya. Juga Mestika br Tarigan menjadi psikolog terkenal saat ini. Beru Tarigan bersifat pasrah terhadap sesuatu yang didapatnya. Apa yang dikatakannya terkadang berbeda dengan isi hatinya.

Perangin-angin 
Ø  Merga ini disebut dengan julukan Tambar Malem (selain Sebayang). Tambar Malem maksudnya disini adalah kepintaran dalam berkata-kata untuk menghibur orang. Jika ada orang mengalami masalah, Perangin-angin pintar memakai lidahnya untuk menghibur dan mencari solusi jalan keluarnya. Bersifat moderator dan mediator.
Cenderung harus dibujuk-bujuk (tami-tami) dan cemburuan. Berani dalam bertindak dan mengungkapkan pendapatnya. Aktor kawakan Advent Bangun yang telah memakai lidahnya dalam berkotbah di mimbar gereja. Termasuk perjuangan Kiras Bangun alias Pa Garamata dalam mempertahankan kemerdekaan negeri ini.
Beru Perangin-angin berjiwa ingin tampil. Ada suatu kebanggaan jika dirinya diperhatikan orang. Bersifat menguasai keluarganya sendiri. Kepintarannya dalam mencari muka pada orang tuanya terkadang membuat perselisihan dengan turangnya sendiri.

Sumber :
Sumber : (Diana Yunita Sari) Harian Kompas

Kamis, 24 Februari 2011

penerapan aplikasi matematika dalam ilmu psikologi

LOGIKA,KEPEMIMPINAN DAN PSIKOLOGI
Logika menunjang psikologi dan kepemimpinan. Dengan logika kita bisa membuat keputusan yang tepat dan benar sebagai pemimpin, baik dalam memimpin diri sendiri maupun memimpin orang lain. Selain itu, logika juga merupakan salah satu hal yang menopang jiwa atau psikologis kita.
Logika adalah ilmu berpikir / cara berpikir dengan berbagai tindakan yang memiliki tujuan tertentu, atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur. Proses berpikir yang terjadi di saat menurunkan atau menarik kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang diketahui benar atau dianggap benar sering disebut dengan penalaran (reasoning). Logika merupakan dasar dari semua penalaran (reasoning).  Pelajaran logika dikaitkan dengan pertanyaan-pertanyaan (statements)
Objek Psikologi ilmu jiwa modern ialah manusia serta kegiatan-kegiatannya dalam hubungannya dengan lingkungannya.
1. Manusia sebagai makhluk individual.
2. Manusia sebagai makhluk sosial.
3. Manusia sebagai makhluk berketuhanan.
Hanya manusialah yang merupakan makhluk hidup yang berketuhanan. Tumbuhan-tumbuhan pada umumnya hanya merupakan makhluk yang individual saja, sedangkan hewan selain makhluk individual, dapat juga merupakan makhluk social, yang hidup dalam kelompok dan mempunyai peranan tertentu dalam kelompok itu berdasarkan kegiatan timbal-balik dengan anggota kelompoknya. Tetapi hanya manusialah yang, disamping individualitasnya dan di samping kesosialitasnya, merupakan makhluk yang berketuhanan..

Logika dan psikologi sangat berperan dalam kepimimpinan. Hal itu disebabkan sebagai seorang pemimpin, kita harus bisa mengambil keputusan yang benar, tepat, dan mungkin juga harus mengambil suatu keputusan sesegera mungkin dan di saat itu juga. Untuk itu, selain logika, keadaan psikologis kita juga sangat berperan dalam pembuatan keputusan tersebut..
Contoh:
Dimisalkan di Sekolahnya hari ini Randy akan bertanding kejuaraan basket antar sekolah . Acara diadakan dari siang sampai malam.Sebagai  ketua Tim basket Randy sudah pasti dia harus mengikuti pertandingan berlangsung sampai pertandingan selesai.Akan tetapi, di waktu yang sama dia sebagai seorang siswa harus menyelesaikan tugas sekolahnya yang harus dikumpulkan esok harinya. Diberikan dua pernyataan beikut.
p:  Dia mengikuti keseluruhan pertandingan pada acara tersebut
q: Dia bisa mengerjakan tugas sekolahnya hingga selesai
-> Dalam bentuk implikasi dan buat juga tabel kebenarannya.
Jawab:
1. p → q: Jika dia mengikuti keseluruhan pertandingan tersebut, maka dia bisa mengerjakan tugas sekolanya hingga selesai.
2. p → ~q: Jika dia mengikuti keseluruhan pertandingan tersebut, maka dia tidak bisa mengerjakan tugas sekolahnya hingga selesai.
3. ~p → q: Jika dia tidak mengikuti keseluruhan pertandingan tersebut, maka dia bisa mengerjakan tugas sekolahnya hingga selesai.
4. ~p → ~q:Jika dia tidak mengikuti keseluruhan pertandingan tersebut, maka dia tidak bisa mengerjakan tugas sekolahnya hingga selesai.

p   q   p->q

B   B    B
B   S    S
S   B    B
S   S    B

Tabel impilikasi .

Menurut teori logika, pernyataan 1, 3, dan 4 adalah pernyaatan yang benar, sedangkan pernyaan 2 salah. Tetapi dalam kenyataannya, justru pernyataan ke-2 yang paling mungkin terjadi. Mungkin saja karena siswa tadi harus mengikuti pertandingan  yang diadakan pada hari itu, dia akhirnya tidak bisa menyelesaikan tugas sekolahnya yang harus dikumpulkan keesokan harinya karena acara yang berlangsng sampai agak larut dan dia terlalu lelah untuk mengerjakan tugasnya itu. Dalam hal ini, keadaan psikologis mahasiswa tersebut sangat menentukan keputusan yang harus dia buat saat itu, apakah dia akan memilih pilihan 1, 2, 3, atau 4.
Pilihan 1 yang mungkin adalah yang terbaik bisa saja dia pilih kalau dia memiliki jiwa / keadaan psikologis yang kuat. Akan tetapi, bisa saja dia memilih pilihan 3 dengan meninggalkan tanggung jawabnya sebagai ketua Tim pertandingan untuk mengerjakan tugasnya. Atau yang terparah, bisa saja dia memilih pilihan 4, yaitu tidak mengikuti pertandingan dan tidak mengerjakan tugasnya sama sekali hanya karena alasan malas. Bagaimana dia memilih salah satu keputusan sangat dipengaruhi keadaan jiwa / psikologisnya. Walaupun pilihan 1, 3, dan 4 menurut logika adalah pernyataan yang benar, dalam psikologi mungkin saja bertentangan. Karena itulah kedua ilmu tersebut sangat penting dalam kepemipinan, yang dalam soal ini bagaimana dia memimpin dirinya sendiri.

Jadi, Logika dan psikologi sangat berperan dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan dalam kehidupan sehari-hari. Logika berpikir seseorang mempengaruhi dirinya sendiri dan keadaan sekitarnya. Psikologis dan jiwa seseorang mempengaruhi keputusan yang harus dibuatnya.


sumber : http:/id.wikipedia.org/wiki/logika
             http://www.scribd.com/doc/25284033/logika-hubungan-dengan-psikologi-dan-kepemimpinan

Jumat, 26 November 2010

Manusia dan Tanggung jawab

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakat.
Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain.

MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu

1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.

2. Tanggung jawab terhadap keluarga

Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.

3. Tanggung jawab terhadap masyarakat

Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya
Ilmu Budaya Dasar – ATA 07/08 Halaman 3 dari 6
mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

4. Tanggung jawab kepada Bangsa / negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara

5. Tanggung jawab terhadap Tuhan

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juka dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.



sumber : google.com

Manusia dan Pandangan Hidup


Manusia dan Pandangan Hidup

A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu is menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa anti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

B. CITA-CITA
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan.
Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkah seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu bergantung dari tiga faktor.
- Faktor manusia
- Faktor kondisi
- Faktor tingginya cita-cita
C. KEBAJIKAN
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan nonna-norrna agama dan etika.
Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal:
Pertama faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
Faktor kedua yang menentukan tingkah laku seseorang adalah lingkungan (environ¬ment).
Faktor ketiga yang menentukan tingkah laku seseorang adalah pengalaman yang khas yang pemah diperoleh.

D. USAHA / PERJUANGAN
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia hams kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempuma. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia hams kerja keras. Apabila seseorang bercita-cita menjadi ilmuwan, ia hams rajin belajar dan tekun serta memenuh semua ketentuan akademik.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya.
Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan. Karena kemampuan terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian/ketrampilan.
E. KEYAKINAN / KEPERCAYAAN
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuaasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan.
(a) Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan.
(b) Aliran intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir.
(c) Aliran Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib Minya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.

F. LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAI1K.
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
(1) Mengenal
(2) Mengerti
(3) Menghayati
(4) Meyakini
(5) Mengabdi

sumber : google.com

Kamis, 25 November 2010

Manusia dan Keadilan

PENGERTIAN KEADILAN
 Sebelum dibuat hukum oleh manusia yang berlaku adalah hukum rimba ( jungle law ). yaitu hukum yang berlaku di kalangan binatang. menurut kamus besar bahasa indonesia kata adil berarti tidak berat sebelah atau tidak memihak ataupun tidak sewenang-wenang, sehingga keadilan mengandung pengertian sebagai suatu hal yg tidak berat sebelah atau tidak memihak atau sewenang-wenang.

 Sesuai dengan sifatnya peradilan yang diadakan oleh pemerintah diberi lambang sebuah neraca yang horizontal yang mengandung arti bahwa keadilan suatu yg tidak berat sebelah. keadilan pada umumnya sulit di peroleh sehingga kalau terpaksa harus di tuntut. dalam hal ini untuk memperoleh keadilan biasnya diperlukan pihak ketiga sebagai penengah. dengan harapan pihak tersebut dapat bertindak adil terhadap pihak-pihak yg berselisih.

 Untuk melaksanakan keadilan yang mengatur masyarakat di dalam negara, bangsa diperlukan suatu peraturan yg di sebut undang-undang atau hukum. apakah hukum itu ? hukum adalah merupakan suatu sistem norma-norma yang mengatur kehidupan dalam masyarakat, oleh karena itu apabila ada seseorang yg merasa memperoleh ketidakadilan dari pihak lain, ia berhak mengajukan tuntutan.

KEJUJURAN
 Kejujuran menurut kamus umum bahasa indonesia berarti kelurusan hati atau ketulusan hati. seseorang di katakan jujur apabila ia memiliki kelurusan atau ketulusan hati. hati yg lurus atau tulus adalah hati atau perasaan yg ada pada diri seseorang dan memiliki nilai yg baik. lawan dari seseorang yang hatinya jujur ialah orang yg hatinya tidak bersih dan bersifat curang sehingga tidak baik dan biasanya bicaranya berbelit-belit.

 Berikut ini diberikan penggambaran orang yg jujur dan orang yang hatinya tidak bersih :
       Dalam suatu sidang pengadilan. Abdulah yang dituntut oleh jaksa cepat mengakui apa yang dituduhkan kepadanya karena ia dalam hubungannya dengan keadilan merupakan hal ymemang benar melakukannya. ia berbicara apa adanya, plos saja. oleh karena itu hakim memutuskan hukuman yang lebih ringan dari pada yang di tuntut oleh jaksa dengan pertimbangan karena dalam persidangan , Abdulah secara jujur mengakui segala perbuatannya sehingga memperlancar jalannya sidang.
       Tidak demikian halnya Danajaya, ia selalu berusaha untuk mengelak apa yg di tuduhkan oleh jaksa. padahal, selain jaksa, saksi-saksi pun memberatkan Danajaya. itulah sebabnya, pada pengadilan terakhir hakim menjatuhkan hukuman lebih berat dari pada yg dituntut oleh jaksa, dengan pertimbangan si terdakwa berbelit-belit bicaranya dan tidak mau berterus terang atau secara jujur mengakui perbuatannya yg salah. jadi, karena Danajaya dinilai mempersulit jalannya sidang, hukumannya lebih berat.


 Berdasarkan gambaran tersebut dapat dinyatakan bahwa kejujuran bersangkut erat dengan masalah nurani, menurut M.Alamsyah ( 1986;83 ) dalam bukunya budi nurani, filsafat berfikir yang di sebut nurani adalah sebuah wadah yg ada dalam perasaan manusia.


PEMULIHAN NAMA BAIK
 Pemulihan nama baik berarti mengembalikan nama baik seseorang yg semula dinilai tidak baik, sehingga saat penilaian tersebut ditiadakan atau dicabut., orang tersebut akan memiliki nama baiknya kembali. dalam hubungannya dengan keadilan merupakan hal yg adil dan manusiawi, apbila seseorang yg pada suatu waktu di nilai sudah baik, berhak memperoleh nama baiknya kembali.

 Berhubungan dengan pengembalian nama baik ini, dalam pemerintahan dikenal adanya rehabilitasi martabat, yaitu pemulihan martabat dalam nama baik, disertai atau tidak di sertai ganti rugi dan pemulihan jabatan atau kedudukan seseorang yg telah di kenakan hukuman administrasi/pengadilan, sehingga menyebabkan ia kehilangan martabatnya.

 Gratia adalah rahmat atau kurnia, sedangkan Grasi adalah pengampunan hukuman,
 Annesti adalah pengampunan terhadap seseorang yg melakukan kesalahan dan telah di adili.
 Abolisi adalah penghapusan tindak pidana serta penghentian penuntutan pidana.

PEMBALASAN
 Pembalasan berasal dari kata balas yg artinya cara atau perbuatan yg bertujuan untuk  memulangkan kembali apa yg pernah dikenakan kepadanya.
 Pembalasan yg sifatnya positif wujudnya antara lain berupa pujian,imbalan,penghargaan.
a. pujian : pembalasan positif yg berua pujian atau sanjungan.
contoh : Arif seorang anak kecil yang melihat tongkat kakeknya yg tergeletak di atas meja , segera ia langsung menyerahkan tongkat itu kepada kakeknya. merasa dirinya diperhatikan oleh cucunya, kakeknya tersebut memujinya " aduh pintarnya cucu kakek ini.. tahu kalau kakek perlu diantarkan terlebih dahulu. terimakasih cucu kakek yg manis..
di belainya kepala cucunya itu. arif merasa bahwa perhatiannya segera di balas dengan pujian he..he..he..terdengar tertawa kecil tnpa kata-kata memperoleh pujian.


b. imbalan
    Pada umumya karyawan sudah mempunyai tugas masing-masing. untuk tugas itu, mereka memperoleh gaji. gaji tersebut di berikan sesuai dengan pendidikannya pengalaman kerja, lamanya bekerja, serta prestasinya. hal itu telah ditetapkan dalam surat keputusan yg di peroleh masing-masing sehingga semestinya tidak boleh ada yg harus iri terhadap orang lain.

c. penghargaan
    Penghargaan ada yg sifatnya spiritual dan yang sifatnya material. yg sifatnya spiritual dapat berwujud srat penghargaan dan bidang jasa, sedangkan yang sifatnya material berupa uang benda.

 berikut ini penggambaran tentang penghargaan :
      Surya telah bekerja pada pemerintah RI lebih dari 20 tahun tanpa ada cacat. oleh karena itu dalam suatu upacara tujuh belasan ia termasuk orang yg memperoleh penghargaan bintang dan jasa. sebenarnya, sebagai pegawai ia sudah memperoleh gaji sebagai imbalan yg dipergunakannya untuk menghidupi keluarganya, tetapi ketekunanya dalam bekerja tanpa ada cacatlah yg menyebabkan ia memperoleh penghargaan dari pemerintah.
      

sumber : buku "ILMU BUDASA DASAR " oleh Drs. Supartono W., M.M
di terbitkan oleh :Ghalia Indonesia

Manusia dan Penderitaan

PENGERTIAN PENDERITAAN 
Penderitaan berasal dari kata derita, derita berasal dari bahasa sanskerta, dhra yang berarti menahan atau menanggung. menurut kamus besar bahasa indonesia derita artinya menaggung merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. dengan demikian penderitaan merupakan lawan kata dari kesenangan ataupun kegembiraan.

Setiap yg di sebut manusia terdiri dari 2 aspek, yaitu aspek jasmani/tubuh dan aspek rohani/jiwa.
apabila kedua aspek tersebut hilang dari diri manusia akan mendapat 2 pengertian yg berbeda, tubuh tanpa jiwa di sebut mayat ,sedangkan jiwa tanpa tubuh akan di sebut jin atau setan.

 Berikut ini akan diberikan penggambaran tentang hubungan penderitaan jasmani dan rohani.
        seorang gadis cantik putri tunggal seorang kaya mendapat kecelakaan waktu ngebut dengan mobil barunya, sehingga kakinya patah, tubuhnya menderita luka-luka berat dan begitu pula dengan mukanya.akibatnya ia harus kehilangan kaki kananya karena dia di amputasi, tubuhnya penuh jahitan, demikian juga dengan mukanya yg sebelumnya merupakan kebanggaan dirinya dan keluarga. stelah memperoleh kecelakaan dan selama berbulan-bulan di rumah sakit. penderitaan jasmani sangat di rasakannya. setiap hari erangan kesakitannya selalu terdengar dan setelah beberapa lama rintihannya pun tak kunjung padam karena syarafnya ada yg terganggu. lebh lanjut lagi setelah ia sadar apa yg slama ini di banggakannya telah lenyap, akhirnya ia menderita batin. ia merasa tidak cantik lagi. selain itu, karena kawan-kawannya yg sebelumnya akrab makin menjauh, ia semakin merasa terpencil dari pergaulan.
       sementara itu selain dirinya keluarganya juga ikut menderita batin, karena anak kesayangannya dan kebanggaanya yg di harapkan sbg generasi penerus dalam keluarga hilang jadinya, terlebih setelah calon besan pun tampak makin menjauh dan mengarah memutuskan hubunganya dengan anak gadisnya, harta yg cukup banyak tidak mampu menyelamatkan mereka...


Berdasarkan contoh itu sebaiknya kita menyadari bahwa setiap orang, termasuk diri kita mengalami penderitaan. tentunya, bentuk dan sifat penderitaan itu tidak sama. setiap orang akan mendapatkan penderitaan yg bentuk dan sifatnya berbeda.

SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. akibat siksaan yg di alami seseorang, timbulah penderitaan dalam ilmu budaya dasar. berikut akan diberikan uraian tentang siksaan dalam beberapa wujudnya, seperti keseimbangan,kesepian,ketakutan.
a. keseimbangan
    Keseimbangan di alamin seseorang apabila pada saat ai tidak dapat menentukan pilihan mana yg akan di ambil. misalnya pada sat seseorang akan menentukan pilihan untuk pergi atau tidak. atau dalam menentukan siapakah dari kawannya yang ingin di jadikan pacar tetapnya, karena semua masalah yg harus di pilihnya sama baiknya, seseorang menjadi bimbang dalam menentukan pilihannya, akibat dari kebimbangan itu, seseorang berada dalam keadaan yg tidak menentu.
b. kesepian
    Kesepian di alami oleh seseorang barupa rasa sepi dalam dirinya atau jiwanya. hal ini akan terus dirasakan walaupun ia dalam lingkungan orang ramai. berikut penggambaran untuk memahami kesepian yg merupakan salah satu wujud dari siksaan.
     Bapak T baru ditinggal mati istrinya. ia merasakan betapa sepinya dunia ini yang telah diarungi bersama almarhum yang dinikahinya 10 tahun yang lalu atas dasar saling mencintai, oleh karena itu apabila T memperoleh undangan pesta, hampir selalu ia ridak ingin hadir. ia takut merasakan kesepian dalam keramaian pesta. bukan hanya itu, ia juga ingin datang ke rumah kawannya atau familinya yang masih lengkap sebagai suami=istri. hal itu terjadi arena T merasakan sepi akibat adanya rasa kurang percaya diri ( minder) terhadap orang lain.
 c. ketakutan
     ketakutan merupakan hal lain yg dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. apabila rasa takut itu dibesar-besarkan,padahal tidak pada tempatnya maka di sebut sebagai phobia.
banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa dirinya yg sifatnya psikis. banyak sebab yg menjadikan seseorang merasa dirinya ketakutan, antara lain :
1. claustrophobia
2. agoraphobia
3. actophobia
4. kegelapan
5. kesakitan
6. kegagalan

KEKALUTAN MENTAL
 penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. menurut Dra. Kartini Kartono dalam bukunya psikologi abnormal & Pathologi seks, di rumuskan bahwa kekalutan mental adalah sbagian dr:
a. bentuk gangguan dan kekacauan fungsi mental atau kesehatan mental yang disebabkan oleh kegagalan bereaksinya mekanisme adaptasi dr fungsi-fungsi kejiwaan terhadap stimuli ekstern dan ketegangan-ketegangan sehingga muncul gangguan fungsi/gangguan struktur dr suatu bagian organ,sistem,kejiwaan/mental.
b. merupakan totalitas kesatuan ekspresi jiwa/mental yg pathologis terhadap stimulus sosial,di kombinasikan dengan faktor-faktor kausatif skunder lainnya ( pathologi = ilmu penyakit )

Secara sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampunya seseorang menghadapi persoalan yg harus diatasi sehingga yg bersangkutan bertingkah kurang wajar. misalnya, seseorang yg tidak mampu menjawab soal ujian atau menggigit-gigit pensil.

gejala- gejala permulaan pada seseorang yg mengalami kekalutan mental :
a. jasmaninya sering merasakan pusing-[using, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
b. jiwanyasering menunjukan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu dan mudah marah.

 sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
a. kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
b. terjadinya konflik sisoal-budaya akibat adanya norma yang berbeda antara yang bersangkutan dan yang ada dalam masyarakat sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri.
c. carra pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi berlebihan terhadap kehidupan sosial.


sumber : buku "ILMU BUDAYA DASAR" oleh Drs. Supartono W,. M.M
di terbitkan oleh : Ghalia indonesia

Rabu, 24 November 2010

Manusia dan Keindahan

PENGERTIAN KEINDAHAN
  Kebudayaan diciptakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya, terutama kebutuhan hidup fisiknya. setelah kebutuhan pokok dapat di penuhi, manusia menciptakan kesenian yang merupakan salah satu kebutuhan psikisnya yang tercukupi melalui rasa indah ( seni : rasa indah )

 C.KLUCKHOHN berpendapat bahwa kesenian merupakan salah satu dr tujuan wujud budaya universal, sedangkan menurut penulis kesenian merupakan bagian kecil dari kebudayaan. kesenian merupakan kelanjutan dari kebudayaan. mengapa demikian ? kebudayaan yang di ciptakan untuk memenuhi kebutuhan fisik, cenderung pada kebutuhan material.

 Pada umunya kesenian dapat dinikmati oleh manusia ada dua macam inderanya, yaitu indra mata dan indra telinga. keindahan dalam hubungan kedua indra itu di bedakan atas 3 macam, yaitu seni rupa,seni suara,seni pertunjukan.
a. seni rupa
    seni yang merupakan kesenian yg dapat dinikmati melalui indra mata sehingga sifatnya visual,wujudnya antara lain seni bangunan,seni relief,seni lukis dan seni hias.
b. seni suara
    seni suara merupakan kesenian yang dapat dinikmati melalui indra telinga sehingga sifatnya audio. eujudnya antara lain seni vokal,seni instrumental,dan seni sastra yang lisan.
c. seni pertunjukan
    seni pertunjukan adalah kesenian yang dapat dinikmati dengan indera mata dan telinga sekaligus sehingga sifatnya audiovisual. wujudnya antara lain seni tari,seni drama,seni film.

PERKEMBANGAN KESENIAN
Dalam perkembangannya, kesenian dapat di bedakan berdasarkan atas waktu,lokasi/tempat,paham/aliran.
a. perkembangan kesenian atas dasar waktu
    dibedakan atas 3 zaman yaitu, zaman kuno,zaman tengah,zaman modern .
b. perkembangan kesenian atas dasar tempat atau lokasi
    secara umum perkembangan kesenian ini dapat dibedakan atas kesenian rakyat,kesenian kraton,kesenian kota.
    kesenian menurut tempatnya disebut kesenian teater.
pengertian seni teater adalah suatu bentuk pengucapan seni yang menggunakan cerita dengan dialog yang di peragakan dalam bentuk gerak da suara yg di sajikan kepada penonton. di dalamnya terdapat ide atau pemikiran yang merupakan cerita agar dapat di pahami,dimainkan oleh orang baik dalam bentuk seni suara maupun seni rupa dan ditonton orang banyak.

 Berikut  3 jenis perkembangan kesenian atas dasar tempat dan lokasi.
1. kesenian rakyat
    merupakan seni tertua di indonesia disebut sebagai seni tradisional.
perbedaan dengan kesenian daerah adalah kesenian rakyat umumnya rakyat di pedesaan tau kota kecil yang secara sosiologi di jwa barat di sebut wong cilik dan pada umumnya berpencarian di bidang pertanian.
    ciri kesenian rakyat :
a. kesenian rakyat merupakan ekspresi-kolektif masyarakat tingkat rendah. mereka sebagian homo creator dapat juga mngeluarkan ekspresinya untuk suatu yg indah dalam kondisi yg sifatnya bersamaan.
b. kesenian rakyat keadaannya sangat sederhana atau menurut istlah teater, artistiknya rendah karena pendukungnya memiliki tingkat kehidupan dan kemampuan yg rendah walaupun blum tentu dapat dikatakan miskin.
c. arena yg di pergunakan untuk kesenian rakyat adalah lapangan terbuka, seperti halaman,tanah lapang.
d. kesenian rakyat memiliki sifat improvisatoris atau spontan jadi jalannya kesenian itu bergantung sekali kepada pemainnya dan memeriahkan, orang sering memeberikan lawakan sehingga dalam kesenian rakyat naskah tidak di perlukan.
e. pada pertunjukan kesenian rakyat antara lain pemain dan penonton dapat dengan mudah terjadi komunikasi karena jarak antara pemain dgn penonton dalam arti fisik maupun sosiologis memang sangat dekat.
f. yg di utamakan dlam suatu pertunjukan kesenian rakyat adalah jalan pertunjukan yg harus mengikuti cerita sebagaimana lazimnya .

 Beberapa contoh dari kesenian rakyat di indonesia antara lain kuda lumping dari jawa,lenong dari jakarta,ludruk dari surabaya,randai dari minangkabau.


  fungsi  dari kesenian rakyat :
a. untuk memberikan hiburan
b. untuk keperluan suatu upacara adat yg pada waktu tertentu wajib di selenggarakan.
c. merupakan media pendidikan yg sifatnya informal karena dalam kesenian rakyat, terutama yg dibawakan dalam bentuk cerita.
d. bagi sang seniman yg memimpin kesenian rakyat dengan adanya kesenian rakyat dapat memberikan kesempatan untuk melahirkan ekspresi jiwa .

2. kesenian kraton
    Merupakan kesenian yang berkembang di kraton,istana raja. pendukungnya adalah raja dan bangsawan,bendoro dalam bahasa jawa.

 Beberapa contoh dar kesenian kraton dalam wujud tari misalnya tari erimpi dan bedoyong ketawang, sedangkan dalam wujud teater misalnya wayang orang yang ceritanya di ambil dari kitab mahabrata atau ramayana dan ketoprak.


 ciri kesenian kraton :
a. arena yg di gunakan biasanya pendopo yg biasanya di peruntukan hanya untuk kaum bangsawan saja.
b. penyajiannya juga serba megah baik dalam dekorasi maupun dalam penampilannya, dengan bahasa teater di sebutkan kadar artistiknya tinggi.
c. kraton sbagai makro kosmos memberikan pancaran ke wilayah kerajaan dan rakyatnya sbg mikro kosmos.
d. dengan penonton yang cukup beradab pertunjukan kesenian kraton cenderung lebih bersifat sakral .

3. kesenian kota 
    Kesenian atau teater kota adalah kesenian yg berkembang di kota. pendukung dan penggemarnya adalah warga kota yg sangat memerlukan hiburan segar setelah seharian bekerja keras.

 beberapa ciri teater kota :
a. arena yg di gunakan adalah gedung pertunjukan.
b. penyajian serba konteporer arena kota mempunyai peluang lebih besar untuk menerima pengaruh dr luar
c. materi yg disajikan pada umumnya adalah cerita yg hidup di masyarakat
d. antara pemain dan penonton tidak terlalu komunikasi.

ALIRAN-ALIRAN KESENIAN
a. seni lukis
     Ekspresi manusia akan keindahan yg dituangkan dengan sarana tertentu pada kanvas.
beberapa aliran seni lukis :
1. naif-primitifisme
2. naturalisme
3. ekspresionisme
4. kubisme
5. gerakan seni rupa baru indonesia

b. seni sastra
    Merupakan wujud lain yg dapat di ciptakan oleh manusia.
beberapa aliran seni sastra :
1. realisme
- impresionisme
- naturalisme
-nep-naturalisme
-determinisme
2. ekspresionisme
- romantik
- idealisme
-simbolik
-surrealisme

RENUNGAN,KESERASIAN DAN KEHALUSAN
 Renungan,keserasian dan kehalusan di kemukakan dalam subbab yg merupakan 3masalah yg berkaitan dengan manusia dan keindahan.
1. renungan
    adalah memikir sesuatu secara mendalam dengan diam. merenung merupakan proses berfikir yg terjadi di dalam otak.
2. keserasian
   keserasian dari kata cocok,sesuai, ataupun harmonis . dengan kata lain keserasian itu di ukur dengan apa siapa.
3. kehalusan
    kehalusan memang dapat disepadankan dengan keindahan ( yang ideal) tetapi apakah isi dunia itu hanya itu saja ? kenyataan menununjukan bahwa ketegasan,kejantanan,keserasian bahkan teror merupakan realita dalam kehidupan masa sekarang.

sumber : buku "ILMU BUDAYA DASAR" oleh Drs.Supartono Widyosiswoyo,MM.
di terbitkan oleh : Ghalia indonesia .